Berita > Masjid Muhammadiyah
PDM Pekanbaru Dorong Sinergi, Gerakan Memakmurkan Masjid, dan Penguatan Peran Mubaligh Muhammadiyah
Takmir Masjid Al-Furqaan Muhammadiyah Resmi Dikukuhkan
Ketua PCM Payung Sekaki menyerahkan SK Pengurus Takmir Masjid Al-Furqaan Muhammadiyah kepada Ketua Umum
PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.com - Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Payung Sekaki resmi mengukuhkan Takmir Masjid Al-Furqaan Muhammadiyah Labuhbaru Timur, pada Jumat malam (31/10/2025).
Pengukuhan dan pembacaan Surat Keputusan dilakukan langsung oleh Ketua PCM Payung Sekaki, Indra Dinata, disaksikan oleh Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru, serta dihadiri jamaah dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Ketua PDM Kota Pekanbaru, Jabarullah, S.Sos., menyampaikan pesan dan motivasi kepada para pengurus takmir yang baru dikukuhkan agar mengemban amanah dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, profesional dan semangat dakwah islam berkemajuan.
"Sebagaimana firman Allah dalam Surah At-Taubah ayat 18: ‘Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) kecuali kepada Allah.’ Ayat ini menegaskan bahwa memakmurkan masjid bukan hanya kegiatan fisik, tetapi juga pembinaan iman, ilmu, dan amal jama’i,” ujar Jabarullah dalam sambutannya.
Beliau menegaskan pentingnya sinergi antara takmir, pimpinan Muhammadiyah, dan jamaah untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan dakwah, pendidikan, dan sosial.
"Kunci keberhasilan pengelolaan masjid adalah komunikasi yang baik, koordinasi yang teratur, dan semangat kolektif. Masjid Muhammadiyah harus hidup — menjadi pusat kegiatan ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat,” tambahnya.
Selain itu, Ketua PDM Pekanbaru juga menekankan pentingnya penguatan peran mubaligh Muhammadiyah dalam mengisi berbagai kegiatan keagamaan di masjid.
"Dalam pelaksanaan khutbah Jumat, Idulfitri, Iduladha, serta kegiatan kajian keilmuan lainnya, hendaknya diisi oleh mubaligh Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Koorp Mubaligh Muhammadiyah (KMM) PDM Pekanbaru agar materi dakwah terarah, sesuai tarjih muhammadiyah serta manhaj dan paham Islam berkemajuan yang menjadi ciri khas Muhammadiyah,” tegasnya.
Ketua PDM juga mengajak takmir untuk menghidupkan kajian Tarjih dan Pemurnian Ajaran Islam, agar masjid berfungsi sebagai pusat pembinaan akidah dan pemahaman Islam berkemajuan sesuai pedoman persyarikatan.
Sementara itu, Sekretaris PDM Pekanbaru, Dr. Elfiandri yang turut hadir di acara pengukuhan menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi Muhammadiyah di tingkat ranting dan cabang, terutama dalam bidang pembinaan jamaah dan pengelolaan masjid.
"Kami berharap takmir yang baru dikukuhkan dapat bekerja dengan semangat kolektif, menjaga ukhuwah, dan menjadikan masjid sebagai pusat gerakan dakwah yang dinamis,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata dari sejumlah ketentuan organisasi, antara lain:
Peraturan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 02/PRN/I.0/B/2022 tentang Masjid dan Musala Muhammadiyah, Surat Keputusan PDM Pekanbaru Nomor 37 Tahun 2024 tentang Panduan Pengelolaan Masjid dan Musala Muhammadiyah,
Dengan semangat tersebut, Masjid Al-Furqaan Muhammadiyah Labuhbaru Timur diharapkan menjadi contoh masjid yang hidup, makmur, dan berdaya guna, sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.






